Piala Dunia 2018 fifa

Sbobet88 – Dipastikan bahwa pelaksanaan Piala Dunia 2018 mendatang di Rusia sudah aman dan siap digelar. Memang pada awalnya pagelaran pesta sepak bola terbesar didunia ini sempat dikhawatirkan akan ada masalah terkait imbas dari sanksi yang dijatuhkan terhadap atlet Rusia oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) ketika di Olimpiade Musim Dingin lalu.

Menyusul terkuaknya skandal atlet doping pada beberapa waktu lalu, pihak IOC segera mengumumkan untuk menjatuhkan sanksi berat kepada Rusia. Melalui Profesor asal Kanada, Richard McLaren, dari hasil studi independennya diperoleh data bahwa ada sekitar 1.000 orang Rusia yang ternyata terlibat dalam program doping pada 30 cabang olahraga tersebut.

Itu adalah kasus Oliampiade, untungnya kasus doping tersebut tak berimbas dalam ajang Piala Dunia 2018 yang memang digelar disana. Dikutip Kantor berita TASS, bunyi pernyataan FIFA pada Rabu (6 Desember), “FIFA sudah membuat keputusan bahwasannya ajang Piala Dunia ini tak ada hubungannya ataupun terdampak atas sanksi IOC terhadap sejumlah atlet Rusia ketika Olimpiade Musim Dingin.”

Lebih lanjut disampaikan, “Untuk memastikan pertandingan sepak bola fairplay tanpa doping, FIFA terus mengikuti setiap langkah perkembangan di kompetisi. Untuk ajang Piala Konfederasi 2017 nanti pun yang akan berlangsung di Rusia, nantinya semua pemain harus menjalani tes urine tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Bahkan di setiap pertandingan akan dilakukan Tes sistematis ini.”

Sudah pasti selama Piala Dunia 2018, pemeriksaan seperti ini juga akan dilakukan. Pernyataan FIFA melanjutkan, “Semua pemeriksaan bakal berlangsung di luar Rusia oleh labortorium milik WADA.”

Baca Juga : Inter Lebih Tertarik Mendatangkan Mkhitaryan

Mengingat sebelumnya pada Selasa 5 Desember kemarin, IOC melarang Rusia untuk mengikuti Pertandingan Musim Dingin 2018 terkait soal program doping yang diatur oleh negara. Akan tetapi ada pengecualian terhadap atlet Rusia yang bersih.

Bisa dikatakan sanksi tersebut adalah yang terberat yang pernah IOC deklarasikan, sebab kecurangan obat bius sekalipun akan dijatuhkan hanya 65 hari. Pada saat mengumumkan keputusan tersebut, Thomas Bach selaku presiden IOC mengatakan Rusia merusak integritas Olimpiade dan olahraga dengan menuduhnya melakukan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan dalam laporan eksplosif oleh WADA (World Anti-doping Agency) serta melalui 2 penyelidikan IOC selanjutnya, didapat bahwa atlet Rusia turut andil dalam program kecurangan obat ketika melakoni Olimpiade Musim Dingin 2014 silam di Sochi.

Bahkan juga didapat bukti bahwa skema tersebut sampai melibatkan sejumlah pejabat pemerintah senior, dengan bantuan agen rahasia negara, termasuk dari kementerian olahraga.

Oleh karenanya, IOC melarang Vitaly Mutko selaku Wakil Perdana Menteri Rusia seumur hidup. Namun kini Mutko menjadi ketua Panpel Piala Dunia 2018. FIFA mengatakan bahwa sudah memperhatikan keputusan dari IOC, akan tetapi dapat dipastikan bahwa hal tersebut tidak akan berdampak pada persiapan Rusia 2018 mendatang.

0 Comments

Leave a reply

©[2010]  SITUS SBOBET88

Privacy Policy

Log in with your credentials

Forgot your details?